<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8966773224955231006</id><updated>2012-02-16T15:21:32.780-08:00</updated><title type='text'>nisa on story</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>cerita nisa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00557967579087427152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_kYdF5sBbcQg/S1a51anKuXI/AAAAAAAAAAU/Y3XXVXve_gU/S220/PICT0370.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8966773224955231006.post-6216589720175492441</id><published>2010-01-28T21:25:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T21:30:23.075-08:00</updated><title type='text'>aku hidup untuk hari ini dan untuk nanti.</title><content type='html'>Teringat salah satu petuah yang pernah diberikan seseorang kepadaku, "masa lalu itu jangan terlalu dipikirkan, karena betapa pun kerasnya kita memikirkannya, masa itu sudah lewat. Begutupun masa depan, jangan terlalu dikhawatirkan, karena betapapun keras kita mengkhawatirkannya, masa itu belum datang."......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8966773224955231006-6216589720175492441?l=nisanyamickey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/feeds/6216589720175492441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/aku-hidup-untuk-hari-ini-dan-untuk.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/6216589720175492441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/6216589720175492441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/aku-hidup-untuk-hari-ini-dan-untuk.html' title='aku hidup untuk hari ini dan untuk nanti.'/><author><name>cerita nisa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00557967579087427152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_kYdF5sBbcQg/S1a51anKuXI/AAAAAAAAAAU/Y3XXVXve_gU/S220/PICT0370.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8966773224955231006.post-3116005904780006462</id><published>2010-01-26T01:07:00.000-08:00</published><updated>2010-01-26T01:21:54.767-08:00</updated><title type='text'>Sudah ikhlaskah aku?</title><content type='html'>Aku sering berkata,"ikhlas..."..."ihklas..."....&lt;br /&gt;tapi sekarang aku bahkan tidak yakin apakah aku sudah bersikap ikhlas?&lt;br /&gt;pada dirihu? pada apa yang terjadi dalam hidupku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalananku masih panjang, aku yakin itu. Tuhan masih menginginkan aku belajar dan mengerti banyak hal, aku tahu itu.&lt;br /&gt; Tinggal aplikasinya. dan aku harus bisa.:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8966773224955231006-3116005904780006462?l=nisanyamickey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/feeds/3116005904780006462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/sudah-ikhlaskah-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/3116005904780006462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/3116005904780006462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/sudah-ikhlaskah-aku.html' title='Sudah ikhlaskah aku?'/><author><name>cerita nisa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00557967579087427152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_kYdF5sBbcQg/S1a51anKuXI/AAAAAAAAAAU/Y3XXVXve_gU/S220/PICT0370.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8966773224955231006.post-1615397658728485490</id><published>2010-01-22T00:18:00.001-08:00</published><updated>2010-01-22T00:37:17.209-08:00</updated><title type='text'>Memasak itu bisa jadi luapan hati....</title><content type='html'>Cooking and woman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasa aja, nothing special. Bahkan orang-orang banyak yang mengatakan, "Setinggi apapun sekolah atau jabatan seorang perempuan, kembalinya ya ke dapur juga..."...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang menurutku terkesan menjustifikasi. Dapur bisa untuk siapa saja, tidak harus perempuan. Bahkan shef-shef di hotel atau restauran ternama pun justru sebagian besar laki-laki. Buat aku, sekarang, memasak merupakan media alternatifku untuk menumpahkan luapan isi hatiku. Luapan hati yang seperti apa? Seperti apa saja, sperti banyak hal. Tentang hari yang sudah atau akan aku lewati. Tentang kegalauanku. Tentang rasa sayangku kepada orang-orang di sekelilingku. Tentang keinginanku membuat merka bangga memilikiku. Tentang semuanya. Selain itu, mmasak juga merupakan media yang paling efektif menghabiskan waktu luangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya,,,apapun aku sekarang, aku tetap ingin menjadi orang yang produktif dan kreatif. Menciptakan hal-hal baru, atau sekedar meremajakan sesuatu yang sudah usang. Semuanya bisa dicoba jika kita yakin kita bisa...:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8966773224955231006-1615397658728485490?l=nisanyamickey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/feeds/1615397658728485490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/memasak-itu-bisa-jadi-luapan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/1615397658728485490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/1615397658728485490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/memasak-itu-bisa-jadi-luapan-hati.html' title='Memasak itu bisa jadi luapan hati....'/><author><name>cerita nisa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00557967579087427152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_kYdF5sBbcQg/S1a51anKuXI/AAAAAAAAAAU/Y3XXVXve_gU/S220/PICT0370.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8966773224955231006.post-6896466190509609368</id><published>2010-01-21T19:48:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T21:17:19.520-08:00</updated><title type='text'>life is hard, but i do love live,,,,</title><content type='html'>Aku sudah berjanji kepada diriku sendiri dan kepada kedua orang tua ku untuk benar-benar hidup mandiri setelah wisudaku 13 Oktober 2009 lalu. Ya, hidup mandiri dalam arti sebenarnya. Tidak lagi menggantungkan kebutuhan finansialku kepada mereka. Awalnya aku berpikir karirku akan mulus, bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Sebenarnya jika hanya mendapatkan pekerjaan, tentu mudah. Namun, pekerjaan ideal, yang sesuai dengan kriteria dan standar pribadiku, itu yang sulit. Tapi Alhamdulillah, bahkan sejak sebelum wisuda, aku tidak pernah benar-benar berpredikat sebagai pengangguran. Allah selalu saja memberikan jalan-Nya kepadaku, memberiku pintu rizki. Terimakasih ya Rabb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya aku berpikir, yang terpenting saat ini adalah aku bisa hidup tanpa suntikan dana dari orang tuaku lagi. Jika Salary yang aku dapat bisa membiayai hidupku untuk makan sehari-hari saja, Alhamdulillah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengabulkan doaku. Salary pertama yang aku dapat bisa aku gunakan untuk biaya makanku sehari-hari. Tapi kemudian aku sadar, bahwa hidup tidak untuk sekedar makan. Ada kebutuhan lain yang harus aku penuhi. Mulai dari kebutuhan primer seperti sabun, obat-abatan (karena aku sering sakit), dsb. hingga kebutuhan sekunder seperti nonton film di bioskop (aku terlanjut mempunyai hobby ini, jika aku tidak pergi ke bioskop minimal 1 kali dalam 1 bulan, terus terang saja, i feel there is something unperfect in my days,,,and i have no choice but fulfill it, he3....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi, untuk kesekian kalinya, allah mengabulkan keinginanku itu. Salary (yang akan aku terima minggu depan) di tempat aku bekerja sekarang insyaAllah dapat memenuhi kebutuhan primer dan sekunderku itu. Terimakasih (lagi) ya Rabb...Nikmat-Mu menang tiada kunjung putus. Hanya manusia saja yang tidak pernah merasa puas. setelah mendapatkan ini, ingin mendapatkan itu. Selalu begitu. Termasuk aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur saja, sekarang pikiranku dipenuhi kekhawatiran baru. Nantinya, apakah aku benar-benar bisa memenuhi kebutuhanku sendiri? tanpa orang tuaku? Tempat tinggal misalnya....Sekarang aku masih tinggal di kamar kosku yang lama, yang aku kontrak selama satu tahun, yang akan berakhir akhir Mei nanti. Itu artinya Juni aku harus pindah, mencari (setidaknya) kamar kos yang baru. Tapi aku tetap yakin dan percaya, Allah pasti mempunyai cara-cara tak terduga pada umat-Nya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hari ini, keteguhanku untuk benar-benar tidak menggantungkan hidupku kepada kedua orang tuaku sedikit tergoyah. Pasalnya, dua hari yang lalu, ketika aku membuka memory D di laptopku, dan ingin membuat satu folder baru, muncul warning yang menyebutkan bahwa kapasitas memory D ku sudah penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pilihan untuk menghapus beberapa file. Akupun mencobanya. "Pilih yang mana?" Pikirku. "Ini penting enggak ya? Bakal butuh lagi gak ya?" Akhirnya aku men-delete beberapa file da folder yang aku pikir kurang penting. Setelah itu, aku cek kembali properties memory D q. Tidak berpengaruh secara signifikan. Folder yang ingin aku buatpun belum bisa, karena, sekali lagi muncul warning, memory D ku terlalu penuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa opsi yang aku pertimbangkan saat itu: membeli CD atau DVD untuk menyimpan sebagian data-dataku, membeli external harddisk atau membeli sebuah laptop baru. Pilihan yang terakhir memang sudah ada dalam rencana anggaranku untuk beberapa bulan ke depan. Tidak, bukan saat ini. Pikirku. Budget yang aku punya tentu belum cukup, walaupu, aku bisa memintanya kepada orang tuaku. Tapi, sekali lagi, tidak. Aku tidak boleh mengadukan masalah finansialku kepada mereka. Sebisa mungkin, untuk alasan apapun. Titik. Opsi terakhirpun aku hapus. Tinggal dua opsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membeli beberapa CD atau DVD sebenarnya paling memungkinka untukku saat ini, dengan tida perlu membobol tabunganku. Tapi, untuk kedepannya bagaimana nasib data-dataku? Jika terjadi sesuatu pada CD atau DVD itu? Selain itu, dari alasan kepraktisan, aku rasa CD atau DVD juga kurang praktis....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;External harddisk nampaknya pilihan yang cocok untukku. Walaupun untuk membelinya aku harus menguras tabunganku. "Tak apalah,,,itung-itung untuk investasi, selama uang tabunganku cukup," pikirku. Maka akupun melihat harga harddisk di catatanku dan mengecek tabunganku. External harddisk 320GB: Rp. 460.000,-. Begitu isi catatanku. Kemudian aku mengecek tabunganku. Ada Rp 600.000,-. "Cukup", batinku. "Alhamdulillah,,,,hari ini aku akan membeli external harddisk", syukurku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang kerjapun aku pergi ke toko yang menediakan perlengkapan dan peralatan komputer. Kebetulan aku mengenal pemiliknya. Kebetulan juga dia sedang berdiri di depan tokonya. "Nisa....", Sapanya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;"Mmmm,,,ya Mas,,,", jawabku.&lt;br /&gt;"Mau nyari external harddisk niy...", lanjutku.&lt;br /&gt;"Ada,,,masuk aja...", Sambutnya sambil berjalan kearah pintu masuk tokonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia menyodorkan sebuah external harddisk, "750 ribu," ucapnya menyebutkan harga.&lt;br /&gt;"Hah? 750 ribu? yang bener aja...budgetku cuma 600 ribu..."....batinku.&lt;br /&gt;Tapi aku hanya mengeluarkan satu kata,"Oh..."....&lt;br /&gt;Sambil membolak-balik harddisk external itupun aku kembali berpikir, "Beli enggak y,,,,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir,,,menimbang,,,dan berpikir....&lt;br /&gt;Akhirnya aku memutuskan untuk membelinya. "Oke, aku beli. Habis ini tinggal telepon mama, bilang minta duit buat beli external harddisk dan mengajukan beberapa alasan mengapa aku membelinya, pasti mama ok2 aja...Sementara ini pake' duitku dulu 600 ribu, dan sisanya duit temenku. Beres...", Solusiku saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tapi diperjalan pulang aku kembali teringat janjiku, janjiku kepada diriku sendiri dan kepada kedua orangtuaku. "Enggak, aku enggak boleh ngadu n minta duit ke mereka. Toh aku masih bisa tabungan di ATM. Bobol itu dulu aja buat ngegantiin duit temen. Untuk kebutuhanku 1 minggu ini, cukup gak cukup harus dicukup-cukupin dengan sisa duit yang aku punya."...putusku. "Toh, minggu depan gajian,,,sabar nis,,,sabar...", Tenangku pada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaya' judul entri ini, life is hard...yuph,,bener banget. Sekarang aku bener-bener ngerasain beratnya hidup. Bahwa hidup itu butuh ini-itu dan ini-ini yang lain serta itu-itu yang lain. Tidak sekedar makan dan sabuk. Tidak cukup hanya dengan nonton. Ada banyak kebutuhan lain yang tidak terduga, yang bisa kita butuhkan tiba-tiba saja. tanpa permisi, tanpa ijin, tiba-tiba nongol aja di list kebutuhan kita,,,,Tapi, itulah hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingat satu kalimat bijak yang entah aku baca dimana? Begini kata-katanya, " Hidup adalah 10% yang terjadi pada diri kita dan 90% dari cara kita menghadapi hal-hal yang terjadi pada diri kita". Bukan mau sok bijak, tapi, setidaknya ini yang aku coba lakukan: berusaha tetap ber-positive thinking bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, masalah apapun. Karena aku yakin Tuhan tidak akan menguji umat-Nya diluar batas kemampuannya. Dari masalah kita belajar bagaimana memecahkannya, bagaimana mengambil hikmah dari masalah itu kemudian menikmati hikmah yang kita dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is hard, but i do love life....:)... dan aku akan selalu mencintai hidupku, hidup yang telah diberikan oleh-Nya, menjalaninya sebaik yang aku bisa, dan yang terpenting, tidak boleh mengeluh...:).....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih Tuhan, untuk setiap nikmat yang telah Engkau berikan...:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8966773224955231006-6896466190509609368?l=nisanyamickey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/feeds/6896466190509609368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/life-is-hard-but-i-do-love-live.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/6896466190509609368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/6896466190509609368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/life-is-hard-but-i-do-love-live.html' title='life is hard, but i do love live,,,,'/><author><name>cerita nisa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00557967579087427152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_kYdF5sBbcQg/S1a51anKuXI/AAAAAAAAAAU/Y3XXVXve_gU/S220/PICT0370.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8966773224955231006.post-8641019211556311772</id><published>2010-01-20T18:42:00.000-08:00</published><updated>2010-01-20T19:00:26.601-08:00</updated><title type='text'>Harmony pagi ini</title><content type='html'>Sepi. Senyap. Semuanya masih mendekam di dalam kamar. Memang, pagi ini udaranya sangat mendukung untuk tetap tidur dibalik selimut. Bahkan ketika waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 pun belum nampak aktivitas warga Harmony seperti biasanya: stand by di depan TV menonton acara gosip atau musik atau sekedar bertukar cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huffffttttt,,,,aku malas sekali untuk bangun. But i didn't want to be the one who is controlled by condition, but i am who have to control the condition. To be my condition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir selesai bersiap-siap menuju tempat kerja, tiba-tiba terdengar suara salah seorang penghuni lorong sebelah, "...yang kosong kamar no. 15, 14, 12..."...."nampaknya penghuni asrama TPB mulai hunting kamar kosan",pikirku. Memang sudah waktunya mereka mencari kamar kos untuk tempat tinggal mereka semester depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat calon penghuni itu melihat kamar kos yang akan kosong Juni mendatang, termasuk kamar yang saat ini aku tempati, dia menentukan salah satu kamar yang akan dia tempati. Kamar no. 15. Kamar temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan adalah satu-satunya hal yang pasti akan terjadi dalam hidup seseorang. Termasuk hidupku. Hidup teman-temanku di Harmony. Walau aku hanya dua tahun dirumah itu, jauh lebih singkat daripada teman-temanku yang lain yang sudah menghuni tempat itu selama 3 - 4 tahun, tapi aku sudah menjadi bagian dari mereka. Entah bagaimana nanti, setelah bulan Mei, setelah masing-masing dari kami menjalani hidup kami. Menata masa depan kami. Terpisah satu dengan yang lain. Jujur saja, sampai saat ini aku masih takut menghadapi hidup tanpa mereka. Jika aku pindah nanti, apakah aku akan menemukan orang-orang seperti mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They are a trully friend indeed,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku tahu, mau tidak mau, cepat atau lambat, masing-masing dari kami harus "pergi", menjemput masa depan kami....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8966773224955231006-8641019211556311772?l=nisanyamickey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/feeds/8641019211556311772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/harmony-pagi-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/8641019211556311772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/8641019211556311772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/harmony-pagi-ini.html' title='Harmony pagi ini'/><author><name>cerita nisa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00557967579087427152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_kYdF5sBbcQg/S1a51anKuXI/AAAAAAAAAAU/Y3XXVXve_gU/S220/PICT0370.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8966773224955231006.post-7939602163388498429</id><published>2010-01-19T20:20:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T21:03:57.310-08:00</updated><title type='text'>untitled</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8966773224955231006-7939602163388498429?l=nisanyamickey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/feeds/7939602163388498429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/untitled.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/7939602163388498429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8966773224955231006/posts/default/7939602163388498429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nisanyamickey.blogspot.com/2010/01/untitled.html' title='untitled'/><author><name>cerita nisa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00557967579087427152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_kYdF5sBbcQg/S1a51anKuXI/AAAAAAAAAAU/Y3XXVXve_gU/S220/PICT0370.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
